Press "Enter" to skip to content

Chatib Basri dan Budi Gunadi Dipanggil Prabowo, Bursa Menteri Keuangan Memanas

Pemanggilan Chatib Basri dan Budi Gunadi Sadikin ke Istana Merdeka memicu spekulasi reshuffle kabinet dan pergantian Menteri Keuangan di tengah tekanan ekonomi.

PROTIMES.CO – Isu perombakan kabinet kembali menghangat setelah Presiden Prabowo Subianto memanggil mantan Menteri Keuangan Chatib Basri dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke Istana Merdeka, Selasa (9/6/2026). Pertemuan tersebut langsung memicu spekulasi di kalangan pelaku pasar dan publik terkait kemungkinan pergantian posisi Menteri Keuangan di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.

Pemanggilan dua tokoh yang memiliki rekam jejak kuat di bidang ekonomi dan keuangan itu memunculkan berbagai tafsir. Chatib Basri merupakan mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), sedangkan Budi Gunadi Sadikin dikenal memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan sebagai mantan Direktur Utama Bank Mandiri sebelum menjabat Menteri Kesehatan.

Fokus Stabilitas Ekonomi dan Fiskal

Di tengah melemahnya rupiah yang sempat mendekati level psikologis Rp18.200 per dolar AS, sejumlah analis menilai pemanggilan tersebut dapat dibaca sebagai sinyal untuk menguji respons pasar sekaligus membangun kembali kepercayaan investor terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Abra Talatov.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Abra Talatov, menilai langkah Presiden dapat dimaknai sebagai upaya “test the water” terhadap respons pasar. Menurutnya, siapa pun yang nantinya memegang jabatan strategis Menteri Keuangan harus memiliki independensi dan keberanian menyampaikan kondisi fiskal secara objektif kepada Presiden, sekaligus mampu membangun konsensus politik demi menjaga keberlanjutan APBN.

Chatib Basri sendiri menegaskan pembicaraan dengan Presiden lebih banyak membahas mitigasi risiko ekonomi akibat pelemahan rupiah. Ia mengaku diminta memberikan pandangan terkait efisiensi belanja negara, termasuk pada program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Chatib, tugas utama Menteri Keuangan pada dasarnya berfokus pada tiga hal, yakni meningkatkan pendapatan negara, mengefisienkan belanja, serta mengelola pembiayaan dan utang secara aman.

Istana Minta Publik Tidak Berspekulasi

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong meminta publik tidak terlalu jauh berspekulasi mengenai isu pergantian menteri. Ia menegaskan evaluasi kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong.

Bahtra juga menjelaskan bahwa penguatan rupiah dan kenaikan IHSG sekitar 7 persen pada hari yang sama tidak semata-mata dipengaruhi oleh pemanggilan Chatib Basri dan Budi Gunadi Sadikin. Menurutnya, kondisi tersebut juga ditopang koordinasi pemerintah bersama Bank Indonesia, DPR, dan Kementerian Keuangan melalui berbagai langkah taktis.

Sementara itu, Budi Gunadi Sadikin membantah adanya pembahasan mengenai jabatan Menteri Keuangan. Ia mengatakan kehadirannya di Istana berkaitan dengan koordinasi agenda kunjungan kerja Presiden ke Lampung Barat.

Meski demikian, pemanggilan dua nama tersebut tetap menjadi perhatian pasar. Di tengah derasnya isu reshuffle, berbagai spekulasi mengenai komposisi kabinet Prabowo masih terus berkembang, sementara keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Presiden.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *