Press "Enter" to skip to content

Saksi Jadi Kunci, Tapi Kenapa Satu Saksi Tidak Cukup di Pengadilan? Ini Faktanya

PROTIMES.CO – Satu orang melihat kejadian, satu orang menjadi saksi di pengadilan. Namun, apakah satu saksi cukup untuk membuktikan suatu perkara?

Dalam hukum, satu saksi bukanlah saksi. Artinya, satu saksi saja tidak cukup untuk menjadi dasar putusan dalam proses pembuktian.

Dalam praktik pembuktian, peran saksi sangat penting, tetapi harus didukung alat bukti lain agar memiliki kekuatan hukum.

Mengutip dari pandangan Eddy O.S. Hiariej, pembuktian harus mampu meyakinkan hakim, bukan sekadar menghadirkan satu keterangan.

Jika hanya mengandalkan satu saksi, maka pembuktian dianggap lemah dan berisiko gagal di pengadilan.

Dalam banyak kasus, saksi harus didukung bukti lain seperti dokumen atau bukti elektronik.

Dengan demikian, saksi tetap penting, tetapi tidak bisa berdiri sendiri dalam sistem hukum.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *