PROTIMES.CO – Mobil listrik termurah dari Kia, EV2, resmi memasuki tahap produksi massal pada 2026. Model ini menjadi langkah strategis pabrikan asal Korea Selatan dalam memperluas pasar kendaraan listrik, khususnya di segmen mobil kompak perkotaan.
Kia EV2 sebelumnya telah diperkenalkan pada awal Januari 2026 dan kini mulai diproduksi di fasilitas Žilina, Slovakia, setelah pabrik tersebut menyelesaikan proses modernisasi jalur produksi pada 2025 lalu.
Produksi EV2 dilakukan di pabrik dengan kapasitas besar yang melibatkan sekitar 3.700 pekerja dan lebih dari 600 robot di berbagai lini produksi, mulai dari pengepresan, bodi, pengecatan hingga perakitan. Fasilitas ini mampu memproduksi ratusan ribu unit kendaraan setiap tahunnya.
Kehadiran Kia EV2 menjadi sorotan karena diposisikan sebagai model listrik paling terjangkau dari Kia. Di pasar Eropa, mobil ini dibanderol mulai sekitar 31 ribu dolar AS atau setara Rp480 jutaan, menjadikannya opsi entry-level di lini kendaraan listrik Kia.
Secara spesifikasi, EV2 ditawarkan dalam tiga varian, yaitu Air, Earth, dan GT-Line. Varian dasar mampu menempuh jarak sekitar 317 kilometer dalam sekali pengisian daya, menjadikannya cukup kompetitif untuk kebutuhan mobilitas harian di kawasan urban.
Selain efisiensi, kendaraan ini juga dibekali sejumlah fitur modern seperti sistem infotainment terkini, pemanas baterai, hingga teknologi kenyamanan berkendara yang menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna di berbagai kondisi iklim.
Kia menargetkan EV2 sebagai kendaraan listrik global yang mampu menjangkau lebih banyak konsumen, terutama di tengah meningkatnya permintaan mobil ramah lingkungan dengan harga lebih terjangkau.
Langkah produksi massal ini sekaligus mempertegas strategi Kia dalam mempercepat elektrifikasi kendaraan dan memperluas portofolio kendaraan listrik di pasar global, termasuk di kawasan Eropa yang menjadi target awal distribusi.
Dengan kombinasi harga kompetitif, teknologi modern, serta produksi massal yang telah dimulai, Kia EV2 diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting di segmen mobil listrik kompak dalam beberapa tahun ke depan.







Be First to Comment