
Menlu Sugiono Terima Kunjungan Perpisahan Dubes Maroko
Menlu Sugiono menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kontribusi Dubes Maroko Ouadia selama menjalankan tugasnya di Indonesia sejak Januari 2017.
Komisi II DPR Dukung Kemendagri Cabut Status Ormas yang Terlibat Premanisme
Indrajaya mengatakan preman yang berkedok ormas jelas bukanlah ormas. Sebab, keberadaan mereka tidak sesuai dengan tujuan dan fungsi ormas yang diatur dalam UU.
DPR RI Harap India dan Pakistan Menahan Diri, Konflik Bisa Berdampak Fatal
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan keprihatinannya dan berharap pemerintah India dan Pakistan dapat menahan diri demi meredakan tensi konflik.
Kemenpar Gandeng Kemenkop Perkuat Peran Pokdarwis dalam Pengembangan Pariwisata
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui MoU tentang pengembangan dan penguatan koperasi dalam mendukung optimalisasi sektor pariwisata di Desa Widosari.
Komnas HAM Diminta Gunakan UU HAM untuk Tindaklanjuti Kasus OCI
Setelah dua dekade lebih berlalu, kasus dugaan eksploitasi anak dalam OCI berpeluang diselidiki kembali. Komnas HAM didesak untuk menggunakan mandatnya.
Kasus OCI Diusulkan Masuk Kategori Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu
Tindakan eksploitasi terhadap anak-anak yang terjadi dalam operasi OCI sejak era 1970-an patut dipertimbangkan sebagai Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu.
Minim Arsip dan Bukti, Upaya Hukum atas Kasus OCI Tersendat
Situasi ini membuat kasus OCI menjadi contoh nyata betapa lemahnya sistem dokumentasi dan pengawasan hukum di masa lalu, khususnya dalam perlindungan anak.
Kasus OCI Semakin Kompleks, Wacana Pembentukan TGPF Menguat
TGPF juga diperlukan karena status hukum OCI yang tidak jelas. Selama beroperasi, OCI tidak berbadan hukum, menyulitkan proses penetapan tanggung jawab formal.
Kaitan OCI dan Taman Safari Jadi Sorotan, Bukti Lapangan Perkuat Dugaan
Dalam laporan terbaru Kementerian HAM, disebutkan bahwa pendiri OCI, yakni HM dan keluarganya, juga tercatat sebagai pendiri dan pemilik TSI.
DPR: Preman Berkedok Ormas Harus Dipidana dan Dibubarkan
Ali Ahmad mengatakan, Indonesia perlu mencontoh negara-negara yang sukses mengelola ormas, seperti Singapura yang memiliki peraturan yang jelas dan ketat.
Opini
DPR RI Harap India dan Pakistan Menahan Diri, Konflik Bisa Berdampak Fatal
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan keprihatinannya dan berharap pemerintah India dan Pakistan dapat menahan diri demi meredakan tensi konflik.
Kemenpar Gandeng Kemenkop Perkuat Peran Pokdarwis dalam Pengembangan Pariwisata
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui MoU tentang pengembangan dan penguatan koperasi dalam mendukung optimalisasi sektor pariwisata di Desa Widosari.
Komnas HAM Diminta Gunakan UU HAM untuk Tindaklanjuti Kasus OCI
Setelah dua dekade lebih berlalu, kasus dugaan eksploitasi anak dalam OCI berpeluang diselidiki kembali. Komnas HAM didesak untuk menggunakan mandatnya.
Kasus OCI Diusulkan Masuk Kategori Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu
Tindakan eksploitasi terhadap anak-anak yang terjadi dalam operasi OCI sejak era 1970-an patut dipertimbangkan sebagai Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu.
Minim Arsip dan Bukti, Upaya Hukum atas Kasus OCI Tersendat
Situasi ini membuat kasus OCI menjadi contoh nyata betapa lemahnya sistem dokumentasi dan pengawasan hukum di masa lalu, khususnya dalam perlindungan anak.
Kasus OCI Semakin Kompleks, Wacana Pembentukan TGPF Menguat
TGPF juga diperlukan karena status hukum OCI yang tidak jelas. Selama beroperasi, OCI tidak berbadan hukum, menyulitkan proses penetapan tanggung jawab formal.
Kaitan OCI dan Taman Safari Jadi Sorotan, Bukti Lapangan Perkuat Dugaan
Dalam laporan terbaru Kementerian HAM, disebutkan bahwa pendiri OCI, yakni HM dan keluarganya, juga tercatat sebagai pendiri dan pemilik TSI.
DPR: Preman Berkedok Ormas Harus Dipidana dan Dibubarkan
Ali Ahmad mengatakan, Indonesia perlu mencontoh negara-negara yang sukses mengelola ormas, seperti Singapura yang memiliki peraturan yang jelas dan ketat.
Isu Pembubaran DKPP, Mantan Pejabat DKPP Ngadu ke MK
Melalui kuasa hukum, mereka menggugat Pasal 162 dan Pasal 163 ayat (2), (3), dan (4) UU Pemilu yang mengatur tentang keberadaan Sekretariat DKPP.
Kebijakan Barak Militer Jadi Bukti Kemendikdasmen Gagal Didik Anak Bangsa
JPPI menyatakan bahwa usulan menjadikan program barak militer sebagai kebijakan nasional adalah kemunduran peradaban dan keputusasaan dari pemerintah.




















