Press "Enter" to skip to content

80 Tahun SPS, Media Ditantang Jadi Pengawal Pembangunan IKN dan Penjernih Informasi Publik

Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers (SPS), Januar P Ruswita, menyampaikan sambutan dalam peringatan HUT ke-80 SPS di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (5/11/2026).

PROTIMES.CO – Delapan dekade perjalanan Serikat Perusahaan Pers (SPS) menjadi momentum untuk mempertegas peran strategis media dalam mengawal pembangunan nasional, khususnya proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Di tengah derasnya arus informasi dan ancaman disinformasi, pers dituntut tidak sekadar menyampaikan berita, tetapi juga menjadi penjernih informasi bagi masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 SPS yang digelar di Aula Tower Kadrie Oening, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Samarinda, Kamis (5/11/2026).

Mengusung tema “Pers Maju Bersama Bangsa Menuju Ibu Kota Nusantara”, perayaan ini menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari dialog media, gala dinner hingga penganugerahan SPS Awards 2026.

Ketua Umum SPS, Januar P Ruswita, dalam sambutannya menegaskan bahwa perjalanan panjang organisasi tersebut mencerminkan transformasi industri pers di Indonesia.

Ia menjelaskan, SPS yang awalnya menjadi wadah bagi penerbit surat kabar kini berkembang menjadi organisasi yang menaungi berbagai platform perusahaan media massa.

“Dalam Kongres SPS di Bali tahun 2001, SPS berubah menjadi Serikat Perusahaan Pers, dengan tetap mempertahankan singkatan SPS,” ujar Januar.

600 Media Anggota SPS, Pers Dituntut Menjaga Kepercayaan Publik

Saat ini, SPS memiliki sekitar 600 perusahaan media anggota yang mayoritas berasal dari sektor media cetak.

Khusus wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, terdapat 29 perusahaan media yang tergabung dalam organisasi tersebut. Jumlah ini diproyeksikan terus bertambah seiring perkembangan industri media di kawasan tersebut.

Menurut Januar, media masih memiliki posisi penting dalam membentuk opini publik dan memengaruhi cara masyarakat memahami berbagai peristiwa.

Namun, derasnya arus informasi di ruang digital menghadirkan tantangan tersendiri bagi industri pers. Informasi yang beredar tanpa proses verifikasi berpotensi memunculkan disinformasi dan membingungkan masyarakat.

Karena itu, media dituntut untuk mempertahankan profesionalisme melalui pemberitaan yang akurat, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Di tengah banjir informasi di ruang publik, media juga berperan sebagai rumah penjernih dan pengecek fakta. Kemampuan media untuk menyampaikan informasi yang benar dan terverifikasi membantu publik dalam mengambil keputusan yang cerdas dan tepat,” tegas Januar.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kepercayaan publik menjadi salah satu modal utama perusahaan pers untuk tetap relevan di tengah perubahan ekosistem informasi.

SPS Dorong Kolaborasi Media untuk Mengawal Pembangunan IKN

Selain menjaga kualitas informasi, Januar juga mendorong penguatan kolaborasi antara perusahaan media dengan pemerintah, lembaga negara, korporasi, serta perguruan tinggi.

Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan untuk meminimalkan penyebaran disinformasi sekaligus mencegah terjadinya miskomunikasi di tengah masyarakat.

Dalam konteks pembangunan IKN, keberadaan pers dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan perkembangan pembangunan kepada masyarakat secara informatif dan berimbang.

Pemilihan tema Ibu Kota Nusantara dalam peringatan HUT ke-80 SPS menjadi cerminan perhatian organisasi terhadap pembangunan strategis nasional sekaligus kesiapan pers untuk mengambil bagian dalam mengawal proses tersebut.

Melalui momentum delapan dekade ini, SPS berharap perusahaan pers semakin memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pemberitaan, dan menjaga independensi media.

Dengan demikian, pers tidak hanya menjadi penyampai informasi mengenai pembangunan IKN, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial, memberikan ruang bagi kepentingan publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipercaya.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *