Press "Enter" to skip to content

Mahfud MD Beri Pesan untuk Kapolri Suyudi: Momentum Reformasi Polri

Mahfud MD memberikan pesan kepada Kapolri Suyudi Ario Seto untuk memanfaatkan momentum pergantian kepemimpinan sebagai langkah memperkuat reformasi dan profesionalisme Polri.

PROTIMES.co — Mantan Menko Polhukam Mahfud MD memberikan sejumlah pandangan terkait kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Mahfud menilai pergantian pucuk pimpinan Polri dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan di tubuh Korps Bhayangkara.

Menurut Mahfud, Suyudi perlu memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat profesionalisme dan melakukan reformasi, terutama dari sisi kultur internal kepolisian. Ia menilai instrumen pembenahan sebenarnya telah tersedia melalui rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri, sementara tantangan utamanya berada pada penerapan dan budaya organisasi.

Mahfud Soroti Profesionalisme dan Reformasi Polri

Mahfud berharap Kapolri Suyudi dapat mempelajari kembali rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri yang disebutnya mencapai sekitar 3.000 halaman.

Ia menekankan bahwa reformasi tidak cukup hanya dilakukan melalui perubahan aturan atau instrumen kelembagaan. Menurut Mahfud, pembenahan kultur menjadi bagian penting dalam memperbaiki institusi kepolisian.

Dalam pandangannya, Polri juga perlu menjaga profesionalitas dan tidak terseret ke dalam politik praktis. Mahfud menyampaikan harapan agar kepolisian tetap menjalankan fungsi utamanya dalam menjaga keamanan negara tanpa menjadi bagian dari kepentingan politik tertentu.

Suyudi Didorong Kembalikan Kepercayaan Publik

Pergantian Kapolri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Suyudi Ario Seto juga dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Mahfud mendorong agar kepemimpinan baru membawa perubahan dalam kultur organisasi, termasuk memperkuat profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Suyudi juga menyatakan akan melakukan konsolidasi internal dan memperkuat pelayanan publik serta penegakan hukum yang adil.

Dengan demikian, pesan Mahfud kepada Suyudi tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut pembenahan internal, profesionalisme, serta posisi Polri dalam kehidupan demokrasi.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *