PROTIMES.co — Kepala satuan pendidikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kota Tangerang Selatan didorong tidak hanya berperan sebagai pengelola layanan pendidikan nonformal, tetapi juga menjadi penggerak ekosistem pendidikan berbasis masyarakat.
Dorongan tersebut mengemuka dalam Pelatihan Kepala Satuan Pendidikan PKBM Kota Tangerang Selatan yang digelar Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) Kota Tangerang Selatan pada 18–19 September 2026 di Pertiwi Village, Puncak, Bogor.
Salah satu materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut yakni “Strategi Optimalisasi Satuan PNF Menjadi Ekosistem Berdaya Bersama Masyarakat” yang disampaikan Rifky, S.Pd., Analisis Kebijakan Ahli Pertama Direktorat PNFI Kemendikdasmen.
Materi tersebut menekankan pentingnya transformasi satuan Pendidikan Nonformal (PNF), dari sekadar penyelenggara layanan pendidikan menjadi hub komunitas yang mampu membangun kolaborasi dan kemitraan dengan berbagai unsur masyarakat.
PKBM Didorong Menjadi Hub Komunitas
Dalam pelatihan, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai “Optimalisasi Peran Satuan PNF: Strategi Orkestrasi Kemitraan Lintas Sektor.”
Melalui pendekatan tersebut, PKBM diharapkan mampu membangun dan memperluas jejaring kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Transformasi kelembagaan menjadi salah satu isu penting dalam pengembangan PKBM. Lembaga pendidikan masyarakat tersebut didorong untuk tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat penyelenggaraan program pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang mampu mengidentifikasi potensi sekaligus kebutuhan lokal.

Pendekatan itu mencakup pemetaan potensi dan kebutuhan masyarakat, penguatan jejaring kemitraan, optimalisasi program pendidikan, serta pengembangan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan peran tersebut, kepala satuan pendidikan PKBM tidak hanya dituntut menjadi pengelola lembaga, tetapi juga menjadi pemimpin, penggerak, sekaligus orkestrator kolaborasi di lingkungan masyarakat.
Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pendidikan Nonformal
Pelatihan selama dua hari tersebut diharapkan dapat menghasilkan kepala satuan pendidikan PKBM yang mampu mengembangkan inovasi, memperluas kemitraan, serta membangun ekosistem pendidikan yang tumbuh dan berdaya bersama masyarakat.
Selain memperkuat kapasitas pengelola, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi antarpengelola PKBM Kota Tangerang Selatan dalam menghadapi tantangan pendidikan nonformal yang terus berkembang.

“PKBM bukan hanya tempat belajar, tetapi dapat menjadi hub komunitas dan ruang tumbuh bersama masyarakat.”
Melalui penguatan peran tersebut, PKBM diharapkan semakin mampu menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal.








Be First to Comment