PROTIMES.co – Apple resmi memasuki persaingan pasar ponsel lipat melalui iPhone Duo yang dijadwalkan mulai tersedia pada 23 Oktober 2026. Dibanderol mulai 1.999 dolar AS atau setara sekitar Rp33 juta, perangkat premium ini menjadi langkah baru Apple untuk menantang dominasi Samsung di segmen smartphone layar lipat.
Apple memperkenalkan iPhone Duo pada September 2026 dengan desain lipat yang memungkinkan perangkat digunakan sebagai ponsel konvensional maupun layar berukuran lebih besar untuk menikmati konten dan menjalankan berbagai aktivitas.
Mengutip pengumuman resmi Apple, iPhone Duo dibekali layar internal 7,6 inci dan layar eksternal 5,4 inci. Perangkat ini menggunakan chip A20 Pro, rangka titanium, serta sistem kamera yang dirancang untuk mendukung kebutuhan fotografi dan perekaman video.
Apple membuka pemesanan awal pada 16 Oktober 2026 di lebih dari 70 negara dan wilayah. Penjualan dijadwalkan dimulai pada 23 Oktober 2026, disusul sejumlah pasar lainnya pada 30 Oktober.

Namun, konsumen Indonesia perlu mencermati ketersediaan perangkat tersebut. Hingga 12 Oktober 2026, belum ada kepastian mengenai jadwal penjualan resmi iPhone Duo di Indonesia. Situs Apple Indonesia mengarahkan konsumen untuk memeriksa kembali informasi ketersediaannya.
Harga sekitar Rp33 juta, merupakan konversi ilustratif dari harga awal 1.999 dolar AS dengan kurs Rp16.500 per dolar AS. Angka tersebut bukan harga resmi di Indonesia dan belum memperhitungkan pajak maupun biaya distribusi.
Layar 7,6 Inci dan Chip A20 Pro Jadi Andalan Apple
Salah satu daya tarik iPhone Duo adalah desain layar lipat yang memberikan fleksibilitas penggunaan.
Ketika dilipat, pengguna dapat memanfaatkan layar eksternal berukuran 5,4 inci untuk aktivitas sehari-hari. Saat dibuka, layar internal 7,6 inci menawarkan ruang lebih luas untuk membaca dokumen, menikmati video, bermain gim, dan menjalankan beberapa aktivitas sekaligus.
Apple juga merancang pengalaman iOS yang disesuaikan dengan format layar lipat. Pendekatan ini diharapkan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan iPhone dengan desain konvensional.
Dari sisi perangkat keras, iPhone Duo menggunakan chip A20 Pro dan sistem pengelolaan panas dengan vapor chamber khusus. Perangkat ini juga mengandalkan arsitektur baterai ganda untuk mendukung performa dan daya tahan penggunaan.
Pada sektor desain, Apple menggunakan titanium kelas 5 serta engsel presisi. Perusahaan turut menghadirkan lapisan nano-texture pada layar internal untuk mengurangi pantulan cahaya.
Meski menawarkan sejumlah inovasi, daya tahan engsel, ketahanan layar, dan biaya perbaikan menjadi aspek yang patut diperhatikan konsumen sebelum membeli ponsel lipat.
Sebab, harga perangkat premium tidak hanya berkaitan dengan spesifikasi, tetapi juga biaya perawatan dan dukungan purnajual selama masa penggunaan.
Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadapi Persaingan Baru
Kehadiran iPhone Duo menambah persaingan di pasar ponsel lipat yang selama ini dikembangkan Samsung dan sejumlah produsen Android.
Samsung telah lebih dahulu membangun pengalaman di segmen tersebut melalui lini Galaxy Z Fold. Perusahaan asal Korea Selatan itu memiliki pengalaman dalam pengembangan perangkat lipat, produksi, dan distribusi global.
iPhone Duo dipasarkan dengan harga awal 1.999 dolar AS di Amerika Serikat, sedangkan Samsung Galaxy Z Fold 8 dibanderol mulai 1.899 dolar AS di pasar yang sama.
Perbedaan harga awal tersebut menempatkan kedua perangkat di segmen premium. Namun, konsumen tidak bisa menentukan pilihan hanya berdasarkan harga atau ukuran layar.
Kualitas layar, desain engsel, performa, kamera, daya tahan baterai, dukungan aplikasi, dan integrasi ekosistem menjadi faktor penting dalam menilai keunggulan masing-masing perangkat.
Apple memiliki kekuatan pada integrasi perangkat keras dan perangkat lunaknya. Sementara itu, Samsung memiliki pengalaman lebih panjang dalam memasarkan ponsel lipat kepada konsumen.
Masuknya Apple juga berpotensi meningkatkan perhatian pasar terhadap kategori smartphone layar lipat. Meski demikian, dampaknya terhadap pangsa pasar Samsung baru dapat dinilai setelah tersedia data penjualan yang memadai.
Dengan harga yang berada di kelas premium, iPhone Duo menyasar konsumen yang menginginkan kombinasi ekosistem Apple dan fleksibilitas layar lipat.
Persaingan kedua perusahaan pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang ditawarkan, tetapi juga oleh kemampuan masing-masing produsen memberikan manfaat yang sebanding dengan harga jualnya.












Be First to Comment