PROTIMES.co– OPPO memperkenalkan pendekatan baru dalam teknologi fotografi dan videografi melalui seri smartphone terbarunya, Find X10 Series. Perangkat ini membawa sejumlah peningkatan pada sistem kamera, pemrosesan warna, rentang dinamis, hingga fitur perekaman video yang dirancang untuk menghasilkan gambar lebih natural dan mendekati kondisi aslinya.
Melalui publikasi resminya pada 14 Oktober 2026, OPPO menyoroti pengembangan teknologi pencitraan yang tidak hanya mengejar ketajaman dan saturasi warna, tetapi juga berupaya mempertahankan karakter cahaya, warna kulit, serta detail lingkungan sesuai dengan kondisi saat pengambilan gambar.
Pendekatan tersebut menjadi perhatian di tengah persaingan smartphone premium yang semakin mengandalkan kemampuan kamera sebagai salah satu daya tarik utama.
OPPO mengembangkan sistem pencitraan baru bernama LUMO True Image Engine. Teknologi ini menggabungkan tiga komponen utama, yakni LUMO Hyper Pixel Engine untuk meningkatkan detail gambar, LUMO True Color Engine untuk reproduksi warna, dan LUMO Natural Tone Engine untuk menghasilkan karakter tonal yang lebih natural.
Ketiganya dirancang untuk bekerja bersama perangkat keras kamera agar hasil foto tidak terlalu bergantung pada pemrosesan digital yang agresif.
Kamera True Color dengan Rentang Dinamis hingga 15 EV
Salah satu peningkatan yang diperkenalkan adalah New-Generation True Color Camera dengan sistem sensor multispektral 24 kanal.
Teknologi tersebut dirancang untuk membantu kamera membaca informasi warna secara lebih akurat dalam berbagai kondisi pencahayaan, termasuk ketika objek berada di bawah campuran cahaya hangat dan dingin atau membelakangi sumber cahaya yang kuat.

OPPO menyebut sistem tersebut mampu menghadirkan rentang dinamis hingga 15 EV. Kemampuan ini ditujukan untuk mempertahankan detail pada area terang dan gelap sekaligus, sehingga langit, dedaunan, serta warna kulit dapat terlihat lebih mendekati kondisi aslinya.
Pada pemrosesan warna, OPPO juga mengembangkan pendekatan yang mengutamakan akurasi dibandingkan peningkatan saturasi secara berlebihan.
Strategi tersebut relevan bagi pengguna yang menginginkan foto dengan warna realistis, baik untuk dokumentasi perjalanan, fotografi potret, maupun produksi konten profesional.
Peningkatan berikutnya hadir melalui integrasi pendekatan tonal Hasselblad Master Mode ke mode otomatis kamera.
Dengan pendekatan ini, OPPO menggunakan kurva tonal global dari Hasselblad Master Mode sebagai acuan pemrosesan pada mode otomatis. Tujuannya adalah mengurangi efek pemetaan tonal lokal yang terlalu agresif, sehingga hubungan antara highlight, midtone, dan shadow tetap terjaga.
Hasil yang ditargetkan berupa foto dengan karakter lebih lembut, kontras yang terkontrol, dan pencahayaan yang tidak terlihat berlebihan.
OPPO Find X10 Pro Max Bawa Teknologi Video DeepPix 17 Stops
Tidak hanya fotografi, OPPO juga menempatkan kemampuan videografi sebagai salah satu keunggulan Find X10 Series.
Pada Find X10 Pro Max, teknologi DeepPix yang dikembangkan bersama Samsung diklaim mampu menghasilkan rentang dinamis hingga 17 stop dalam satu frame. Kemampuan tersebut tersedia pada perekaman video standar melalui kamera utama hingga resolusi 4K pada 60 frame per detik atau 4K 60fps.
OPPO menyatakan teknologi DeepPix memiliki peningkatan kapasitas penampungan muatan sensor sebesar 60 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Sistem ini juga mendukung HDR 16-bit dalam satu frame untuk memberikan ruang reproduksi warna yang lebih luas.
Rentang dinamis yang lebih luas berpotensi membantu kreator mempertahankan detail wajah ketika merekam objek dengan latar belakang langit yang terang.
Selain itu, Find X10 Series menghadirkan dukungan O-Log2, Dolby Vision, pratinjau LUT secara real-time, serta fitur Open Gate Capture.
O-Log2 memberikan fleksibilitas lebih besar dalam proses color grading. Sementara itu, real-time LUT preview memungkinkan pengguna melihat gambaran tampilan warna yang diinginkan ketika merekam video.
Fitur Open Gate Capture juga menjadi tambahan penting bagi kreator konten. Dengan memanfaatkan area sensor berformat 4:3, pengguna memperoleh keleluasaan untuk mengatur ulang komposisi video setelah proses perekaman.
Satu materi video dapat disesuaikan untuk format horizontal, seperti YouTube, maupun vertikal untuk kebutuhan Instagram Reels dan YouTube Shorts.
Gandeng Blackmagic Design dan Tilta untuk Kreator Profesional
Untuk memperluas kemampuan produksi video, OPPO bekerja sama dengan Blackmagic Design dalam mengoptimalkan aplikasi Blackmagic Camera untuk Find X10 Series.
Kolaborasi ini menghadirkan kontrol manual dan perangkat pemantauan yang lebih mendekati alur kerja kamera profesional. Pengguna dapat mengatur frame rate, shutter angle, white balance, dan ISO, serta memanfaatkan fitur seperti histogram, audio meter, focus assist, dan frame guides.
OPPO juga menyebut kolaborasi tersebut menghadirkan dukungan perekaman Dolby Vision secara native pada aplikasi Blackmagic Camera untuk Android.

Di sisi perangkat pendukung, OPPO bekerja sama dengan Tilta untuk menghadirkan KHRONOS Creator Kit khusus Find X10 Pro Max.
Paket tersebut mencakup casing berbahan aluminium, adaptor lensa, tripod ringkas, pegangan tambahan, serta kipas pendingin aktif untuk membantu mengendalikan suhu perangkat ketika digunakan dalam sesi perekaman berdurasi panjang.
Kombinasi perangkat keras dan aksesori ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas lebih besar bagi videografer, jurnalis, pembuat film independen, hingga kreator media sosial yang membutuhkan perangkat ringkas dengan kontrol produksi lebih lengkap.
Kendati demikian, kemampuan teknis yang diumumkan tetap perlu diuji melalui penggunaan langsung, terutama untuk menilai konsistensi warna, performa dalam kondisi minim cahaya, pengelolaan suhu, dan kualitas video dalam berbagai skenario perekaman.
Dengan pendekatan tersebut, OPPO Find X10 Series menunjukkan arah pengembangan smartphone premium yang tidak hanya berfokus pada fotografi komputasional, tetapi juga pada kebutuhan produksi video yang semakin serius.











Be First to Comment