PROTIMES.co — Polda Metro Jaya menyiapkan 17.628 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPR/MPR RI. Dari jumlah tersebut, 2.500 personel bertugas di bidang lalu lintas.
Dalam konferensi pers, kepolisian menyatakan pengamanan akan dilakukan secara aman, tertib, dan damai. Kapolda Metro Jaya menginstruksikan petugas di lapangan agar tidak membawa senjata api dan menghindari tindakan kontraproduktif.
Berdasarkan surat pemberitahuan, sekitar 5.000 buruh dari kelompok KBPBI diperkirakan mengikuti aksi. Mereka berasal dari Jakarta dan sejumlah daerah penyangga, termasuk Tangerang, Bekasi, Depok, dan Karawang.
Rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR dan titik aksi lainnya akan diterapkan secara situasional. Pengaturan itu ditujukan untuk menjaga kelancaran kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi, sekolah, dan ibadah. Bus-bus yang membawa peserta aksi diarahkan untuk parkir di area Parkir Timur Senayan.
Pengamanan juga disiapkan di sejumlah lokasi lain, antara lain Bundaran HI, Dukuh Atas, Silang Monas, serta kawasan kementerian dan lembaga negara. Personel gabungan turut dikerahkan untuk mengawal kegiatan masyarakat, seperti wisuda dan peringatan dies natalis.
Kepolisian menyebut telah berkoordinasi agar perwakilan buruh dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI. Fasilitasi tersebut diharapkan memperlancar komunikasi selama aksi berlangsung.







Be First to Comment