Press "Enter" to skip to content

Menuju Indonesia Bangkrut, BEM UI Kerahkan Ribuan Massa

BEM UI mengerahkan ribuan mahasiswa dalam aksi bertajuk "Menuju Indonesia Bangkrut". Massa menyoroti kondisi ekonomi, program MBG, dan penggunaan APBN.

PROTIMES.CO – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mulai bergerak menuju Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026), dalam aksi bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut“. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait kondisi ekonomi, demokrasi, dan sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi.

Sekitar pukul 10.58 WIB, massa aksi mulai berangkat dari Depok, Jawa Barat. Mereka menggunakan sekitar 18 bus Kopaja dan 10 angkutan kota menuju titik aksi di Jakarta. Para peserta mengenakan pakaian serba hitam yang dipadukan dengan jaket almamater kuning khas Universitas Indonesia.

Ketua BEM UI, Yatalatov atau Atof, mengatakan warna hitam dipilih sebagai simbol kekecewaan terhadap kondisi yang dirasakan masyarakat. Sementara jaket almamater digunakan agar para peserta dapat saling mengenali selama aksi berlangsung.

Ribuan mahasiswa BEM UI bergerak dari Depok menuju Jakarta dalam aksi bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut”.

Diperkirakan sekitar 1.000 mahasiswa lintas fakultas UI diberangkatkan dari Depok. Jumlah itu diperkirakan bertambah menjadi sekitar 3.000 orang setelah bergabung dengan berbagai aliansi mahasiswa lainnya, seperti BEM Politeknik Negeri Jakarta, BEM Universitas Pancasila, BEM NF, IPB, hingga UIN Jakarta.

Salat Jumat dan Long March ke Bundaran HI

Sebelum memulai aksi utama, massa berencana melaksanakan salat Jumat berjamaah di sekitar lokasi. Setelah itu, mereka akan melakukan long march menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk menyampaikan aspirasi melalui orasi.

Mahasiswa menilai pertumbuhan ekonomi yang selama ini disampaikan pemerintah belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Mereka menyoroti kondisi lapangan pekerjaan yang dinilai semakin terbatas, kenaikan harga kebutuhan pokok, serta beban pajak yang dianggap semakin menekan masyarakat.

Soroti MBG dan Efektivitas Belanja Negara

Dalam aksi tersebut, BEM UI juga menyuarakan penghentian program-program yang dinilai kurang efektif dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Mereka secara khusus menyoroti program Makan Bergizi Gratis serta program Koperasi Merah Putih.

Selain itu, mahasiswa turut menyinggung persoalan ketersediaan bahan bakar Pertalite di sejumlah daerah dan gangguan pasokan listrik yang masih terjadi di beberapa wilayah.

BEM UI menyatakan fokus aksi kali ini adalah meningkatkan kesadaran publik terhadap berbagai persoalan yang mereka nilai tengah dihadapi bangsa. Mereka juga menegaskan belum memiliki agenda khusus untuk melakukan audiensi dengan pemerintah maupun DPR dalam aksi tersebut.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *