Press "Enter" to skip to content

Ekonomi Memanas, Mahasiswa Demo, Soroti BBM hingga Rupiah

Ratusan mahasiswa dan warga menggelar aksi di Jakarta dan Bandung menyoroti kondisi ekonomi nasional, kenaikan Pertamax, harga kebutuhan pokok, serta stabilitas rupiah.

PROTIMES.CO – Gelombang aksi unjuk rasa mewarnai dua kota besar di Indonesia pada Kamis (11/6/2026). Ratusan mahasiswa bersama elemen masyarakat sipil turun ke jalan di Jakarta dan Bandung untuk menyuarakan kegelisahan terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin menekan daya beli masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Aksi yang berlangsung secara terpisah tersebut membawa sejumlah tuntutan utama, mulai dari stabilitas nilai tukar rupiah, kenaikan harga BBM non-subsidi Pertamax, lonjakan harga kebutuhan pokok, hingga evaluasi sejumlah program strategis pemerintah.

Di Jakarta, massa memusatkan aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, tepat di seberang Gedung Danareksa. Massa mulai berkumpul sejak pukul 14.00 WIB dan menyampaikan aspirasi secara bergantian melalui mimbar bebas.

Massa menilai pemerintah perlu mengambil langkah yang lebih konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan yang diterapkan saat ini perlu dievaluasi agar mampu menjaga stabilitas harga serta memberikan kepastian ekonomi.

Soroti Kenaikan Pertamax dan Harga Kebutuhan Pokok

Selain meminta penguatan nilai tukar rupiah, peserta aksi juga memprotes kenaikan harga Pertamax yang mulai berlaku sejak 10 Juni. Massa menilai kenaikan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan yang cukup dan berdampak langsung terhadap masyarakat.

Lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok seperti daging dan sayuran juga menjadi perhatian. Massa meminta pemerintah segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Sejumlah peserta aksi juga menyuarakan evaluasi terhadap program makan bergizi gratis dan meminta pemerintah lebih memprioritaskan anggaran untuk peningkatan kualitas pendidikan dan fasilitas belajar.

Bandung Libatkan Ojol, Ribuan Personel Disiagakan

Di Bandung, aksi dipusatkan di depan Gedung DPRD Jawa Barat. Massa terlebih dahulu melakukan titik kumpul di kawasan Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipati Ukur, sebelum melakukan long march menuju lokasi aksi sekitar pukul 15.30 WIB.

Aksi di Kota Kembang mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas ojek online yang mengaku terdampak langsung oleh kenaikan harga Pertamax.

Kenaikan harga BBM yang berlangsung pada 10 Juni lalu tanpa peringatan. Ojek online juga menyampaikan bahwa kenaikan harga BBM ini berpengaruh terhadap penghasilan mereka, karena mereka tidak bisa serta-merta menggunakan Pertalite karena kondisi kendaraan yang mengharuskan mereka memakai Pertamax.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, sebanyak 2.300 personel gabungan disiagakan di 20 titik strategis Kota Bandung. Meski sempat terjadi pengalihan arus lalu lintas dari kawasan Dipati Ukur menuju DPRD Jawa Barat, aksi di kedua kota berlangsung tertib dan berakhir tanpa insiden berarti hingga Kamis petang.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *