Press "Enter" to skip to content

Tesla Luncurkan Roadster “Terbang”, Saham Melonjak 5%; Armada Robotaxi Cybercab Tembus 300 Unit di Austin Jelang Laba Q3 21 Oktober

Tesla perkenalkan Roadster terbang, saham TSLA melonjak 5%. Armada robotaxi Cybercab tembus 300 unit di Austin, 8x lipat sebulan. Laba Q3 rilis 21 Oktober 2026.

PROTIMES.CO — Saham Tesla (NASDAQ: TSLA) melonjak sekitar 5% menyusul pengungkapan prototipe Roadster generasi terbaru yang diklaim mampu “terbang” pada pertengahan Oktober 2026, memicu spekulasi integrasi teknologi dengan SpaceX. Di saat yang sama, armada robotaxi tanpa pengemudi Cybercab Tesla di Austin, Texas, menembus lebih dari 300 unit — naik 8 kali lipat hanya dalam 30 hari. Investor kini menantikan laporan laba kuartal III (Q3) 2026 yang akan dirilis 21 Oktober 2026.

Roadster “Terbang” Picu Spekulasi Merger SpaceX

Perkenalan Roadster terbaru dengan kemampuan melayang singkat langsung mengerek sentimen pasar. Namun, sejumlah analis mengingatkan, dampak finansial model ini belum jelas dan spekulasi merger dengan SpaceX masih berupa rumor. Saham TSLA sempat terkoreksi 2,1% pada 16 Oktober ke kisaran US$354,72 setelah reli sebelumnya, mencerminkan profit taking di tengah valuasi tinggi.

Robotaxi Cybercab: 300+ Unit, 8x Lipat Sebulan

Akun resmi Tesla Robotaxi di X mengumumkan bahwa armada Cybercab yang melayani Austin telah melampaui 300 unit. “Cybercab is scaling,” tulis CEO Elon Musk. Kendaraan dua kursi ini tanpa setir dan pedal, mengandalkan sistem kamera murni (vision-only), dengan pintu model kupu-kupu, dan biaya produksi di bawah US$30.000.

Tesla Roadster terbang, konsep mobil listrik melayang, peluncuran Oktober 2026
Tesla Roadster generasi terbaru yang diklaim memiliki kemampuan melayang, dipamerkan pertengahan Oktober 2026.

Pengembangan terkini armada otonom Tesla:

  • Asisten AI Grok   Bot diaktifkan di seluruh Cybercab dan Model Y robotaxi (11 Oktober) — bisa memesan barang dan mengirim pesan atas nama penumpang selama perjalanan.
  • Cybercab dengan antena Starlink terintegrasi atap mulai diproduksi di Gigafactory Texas.
  • Debut Eropa di Paris Motor Show (12 Oktober), menandakan ambisi ekspansi global.
  • Ekspansi berikutnya diincar ke Dallas, namun Tesla menghadapi batas waktu 30 Oktober untuk menjawab pertanyaan NHTSA terkait sertifikasi keamanan Cybercab.

Jelang Laba Q3 21 Oktober: Apa yang Dinanti Investor?

Berdasarkan konsensus Bloomberg, Tesla Q3 2026 diproyeksikan membukukan pendapatan sekitar US$27,7–28,1 miliar** (kontraksi tipis tahunan) dan **EPS sekitar US$0,23–0,40. Pengiriman kendaraan Q3 tercatat 486.532 unit, melampaui estimasi 5% meski masih turun 2,1% secara tahunan. Fokus pasar: margin otomotif, arus kas, dan update strategi robotaxi serta robot Optimus.

Roadster “terbang” dan skalasi robotaxi menjadi katalis sentimen positif, namun valuasi tinggi dan penurunan proyeksi laba membuat sejumlah analis mempertahankan rating “Hold”.

Sumber: TradingView/Benzinga, Electrek, Infobae, Moomoo, MarketBeat, AInvest, Stockstar, Tech Insider.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *