PROTIMES.co – Meletakkan ponsel atau HP di samping tempat tidur sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Alasannya sederhana: HP digunakan sebagai alarm, mengecek pesan terakhir sebelum tidur, hingga menjadi benda pertama yang dicari ketika bangun pagi.
Namun, kebiasaan tersebut ternyata dapat memengaruhi kualitas istirahat, terutama jika ponsel terus digunakan menjelang waktu tidur. Bukan semata-mata soal posisi HP berada di dekat kepala, melainkan bagaimana perangkat itu membuat seseorang tetap terjaga, menerima notifikasi, dan terus menatap layar ketika seharusnya tubuh mulai beristirahat.
Cahaya dan Aktivitas Digital Bisa Mengganggu Waktu Tidur
Paparan cahaya pada malam hari, termasuk dari layar perangkat elektronik, dapat memengaruhi ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Efeknya bergantung pada intensitas, durasi, dan waktu paparan.
Masalah lain justru datang dari aktivitas menggunakan HP itu sendiri. Niat awal mengecek pesan selama beberapa menit dapat berubah menjadi puluhan menit karena membuka media sosial, menonton video, membaca berita, atau membalas percakapan.
Akibatnya, waktu tidur menjadi mundur tanpa disadari.
Notifikasi juga dapat menjadi pengganggu. Suara, getaran, maupun layar yang menyala pada malam hari berpotensi menginterupsi proses tidur, terutama bagi orang yang mudah terbangun.
Kurangnya waktu dan kualitas tidur dapat berdampak pada rasa kantuk, konsentrasi, suasana hati, dan produktivitas pada hari berikutnya.
Bagaimana dengan Radiasi HP di Dekat Kepala?
Kekhawatiran lain yang sering muncul adalah radiasi ketika HP diletakkan dekat kepala saat tidur.
Ponsel menggunakan gelombang radiofrekuensi yang termasuk radiasi non-ionisasi. Jenis radiasi ini berbeda dengan radiasi pengion seperti sinar-X.
Hingga saat ini, bukti ilmiah belum menetapkan bahwa sekadar meletakkan ponsel di samping tempat tidur dalam penggunaan normal menyebabkan penyakit tertentu. Karena itu, klaim bahwa tidur dekat HP secara langsung menyebabkan kanker atau penyakit tertentu tidak seharusnya disampaikan tanpa bukti ilmiah yang kuat.
Meski demikian, ada langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membuat waktu tidur lebih nyaman dan mengurangi ketergantungan terhadap perangkat.
Cobalah berhenti menggunakan HP beberapa waktu sebelum tidur, aktifkan mode jangan ganggu atau mode tidur, redupkan layar pada malam hari, dan letakkan perangkat sedikit jauh dari jangkauan tangan.
Jika menggunakan HP sebagai alarm, perangkat tidak harus berada tepat di samping kepala. Meletakkannya di meja yang agak jauh bahkan bisa memberikan keuntungan tambahan: Anda harus bangun dari tempat tidur untuk mematikan alarm.
Hal penting lainnya adalah keamanan saat mengisi daya. Hindari menaruh HP yang sedang dicas di bawah bantal, selimut, atau tempat yang menghambat pelepasan panas.
Pada akhirnya, persoalannya bukan sekadar “bolehkah HP berada di samping tempat tidur?”, tetapi apakah keberadaan HP membuat kita terus terhubung ketika tubuh seharusnya beristirahat.
Mungkin yang perlu dijauhkan sebelum tidur bukan hanya HP dari kepala, tetapi juga kebiasaan untuk terus melihat layar hingga larut malam.
PROTIMES.co | Lifestyle











Be First to Comment