PROTIMES.CO, JAKARTA – Memasuki H-2 Lebaran, arus mudik 2026 menunjukkan lonjakan signifikan di berbagai jalur utama dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, Kamis (19/3/2026).
Pantauan di Tol Layang MBZ dan Tol Jakarta-Cikampek mencatat arus lalu lintas padat merayap sejak dini hari, dengan kecepatan kendaraan rata-rata hanya sekitar 20 km per jam, meski rekayasa lalu lintas berupa contra flow telah diterapkan untuk mengurai kepadatan.
Kondisi serupa terjadi di Tol Cipali, khususnya di wilayah Subang KM 110, di mana antrean kendaraan mengular hingga belasan kilometer akibat lonjakan volume kendaraan yang mencapai 5.200 unit per jam, dengan total sekitar 41.000 kendaraan melintas menuju arah Jawa Tengah sejak pagi hari.

Sementara itu, di jalur arteri Pantura Cirebon, pemudik sepeda motor dilaporkan tersendat di sejumlah titik rawan, seperti kawasan Tengah Tani dan Simpang Pemuda yang menjadi pusat aktivitas kuliner dan perlintasan padat kendaraan.
Lonjakan juga terjadi di sektor transportasi publik, terutama di Stasiun Pasar Senen yang diserbu lebih dari 52.000 calon penumpang dalam satu hari, memaksa PT KAI menambah tujuh perjalanan kereta untuk mengakomodasi permintaan menuju wilayah timur Pulau Jawa.
Di sisi lain, Terminal Kalideres masih terpantau lebih lengang dibandingkan hari sebelumnya, namun pengelola tetap menyiapkan layanan kesehatan serta pemeriksaan urine gratis bagi sopir bus sebagai langkah antisipasi keselamatan perjalanan.
Dalam rangkaian arus mudik ini, insiden juga terjadi di Pelabuhan Ciwandan, di mana seorang remaja pemudik dilaporkan pingsan akibat kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor dari Tangerang menuju Bandar Lampung.
Di tengah lonjakan arus ini, pemerintah daerah turut menghadirkan solusi melalui program mudik gratis, salah satunya yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dengan memberangkatkan sekitar 4.000 pemudik menggunakan 77 bus dari Stadion Pakansari, yang disebut sebagai salah satu program dengan armada terbesar di tingkat daerah.
Kepadatan arus mudik diperkirakan masih akan terus meningkat hingga puncaknya menjelang Lebaran, sehingga masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang dan memanfaatkan alternatif transportasi yang tersedia guna menghindari penumpukan di titik-titik krusial.







Be First to Comment