PROTIMES.CO – Sebanyak 2.000 anggota Tim Ekspedisi Patriot diterjunkan ke 154 kawasan transmigrasi dengan misi besar: mendorong swasembada nasional, memperkuat pembangunan ekonomi, dan menjaga persatuan bangsa.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menekankan bahwa langkah ini menjadi bagian nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.
“Melalui semangat kebijakan Diktisaintek Berdampak, kita merumuskan tujuan, bagaimana berbagai riset, pendidikan yang dijalankan di kampus-kampus, ada dampak yang dirasakan masyarakat sekitar,” ujar Brian dalam acara pelepasan yang digelar pada Minggu (24/8/2025).
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam ekspedisi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung bagi pertumbuhan kawasan transmigrasi.
Sebagai bentuk dukungan, Kemendiktisaintek menyiapkan sejumlah program strategis, termasuk Pengabdian kepada Masyarakat, Hilirisasi Hasil Penelitian, hingga Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan.
Brian menilai kawasan transmigrasi memiliki potensi besar sebagai pusat inovasi daerah. Dengan pemanfaatan teknologi, sektor industri dan ekonomi lokal dapat berkembang lebih cepat.
“Silakan dikerahkan ilmu-ilmu yang selama ini diasah di padepokan kampus masing-masing untuk kemudian diaplikasikan,” pesannya kepada peserta ekspedisi.
Melalui penyebaran 2.000 patriot, pemerintah berharap kawasan transmigrasi tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga mampu memperkuat persatuan Indonesia di masa mendatang.
Pewarta: Dzakwan
Editor: Khopipah







Be First to Comment