PROTIMES.CO — Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa harga ikan dan daging di tingkat konsumen mengalami penurunan. Data Panel Harga Bapanas per pekan ini menunjukkan tren koreksi harga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional.
Harga daging kerbau beku (impor) turun signifikan, dari Rp106.820 per kg menjadi Rp103.503 per kg. Sementara daging kerbau segar lokal turun dari Rp140.344 per kg menjadi Rp136.071 per kg.
Daging sapi murni juga mengalami koreksi harga, dari Rp134.976 per kg menjadi Rp134.643 per kg. Begitu pula dengan daging ayam ras yang turun tipis dari Rp35.246 per kg menjadi Rp34.919 per kg.
Pada sektor perikanan, sejumlah komoditas tercatat menurun. Ikan kembung kini Rp41.517 per kg dari sebelumnya Rp41.674 per kg. Ikan tongkol turun menjadi Rp34.108 per kg dari Rp34.644 per kg, dan ikan bandeng turun dari Rp34.520 per kg menjadi Rp33.196 per kg.
Selain itu, beberapa bahan tambahan pangan juga terkoreksi. Gula konsumsi turun dari Rp18.166 per kg menjadi Rp17.990 per kg, sementara garam konsumsi menurun dari Rp11.580 per kg menjadi Rp11.369 per kg.
Minyak goreng pun mencatat penyesuaian harga. Minyak kemasan kini berada di Rp20.309 per liter dari Rp20.742 per liter. Minyak curah turun dari Rp17.541 per liter menjadi Rp17.260 per liter, dan Minyakita turun dari Rp17.461 menjadi Rp17.144 per liter.
Bapanas juga melaporkan penurunan harga kedelai biji kering impor dari Rp10.760 per kg menjadi Rp10.694 per kg, serta jagung di tingkat peternak dari Rp6.470 per kg menjadi Rp6.386 per kg.
Menurut catatan Bapanas, tren penurunan harga pangan pokok ini diharapkan memberi ruang bagi konsumen dalam mengatur belanja rumah tangga.
Meskipun demikian, pemerintah akan tetap memantau pergerakan harga guna mengantisipasi potensi gejolak pasar.
Pewarta: Dzakwan
Editor: Khopipah
Be First to Comment