PROTIMES.CO — Kementerian UMKM mendorong transformasi struktural bagi pelaku usaha menengah lewat program RISE To IPO. Program ini menyasar edukasi pasar modal, seleksi ketat, dan pendampingan teknis menuju go public.
Deputi Bidang Usaha Menengah, Bagus Rachman menjelaskan bahwa program RISE To IPO memiliki tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan literasi pasar modal, memberi strategi pendampingan, serta membuka peluang ke program IDX Incubator.
“Pendampingan teknis ini mencakup aspek legal, keuangan, dan tata kelola perusahaan dalam proses IPO,” ujar Bagus.
“RISE” sendiri adalah akronim dari Reach, Inspire, Support, dan Elevate. Program ini disusun secara komprehensif agar peserta mendapatkan pengalaman praktis, bukan sekadar teori.
Dalam tahap awal, peserta mengikuti seminar dan talkshow edukatif bersama BEI, BNI Sekuritas, dan PT Data Sinergitama Jaya Tbk. Selanjutnya, mereka akan mengikuti coaching clinic mendalam pada September 2025.
“Setelah itu, peserta terbaik akan diajukan ke program IDX Incubator 2026 sebagai tahap pembinaan lanjutan menuju IPO,” kata Bagus.
Program ini dirancang agar proses transformasi usaha menengah berlangsung bertahap namun solid, guna menghasilkan perusahaan terbuka yang siap bersaing dan memberi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya.
Pewarta: Dzakwan
Editor: Khopipah
Be First to Comment