PROTIMES.CO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengusulkan agar Pemerintah Pusat membuka shelter permanen di luar negeri bagi pekerja migran Indonesia (PMI) asal Jawa Timur.
Hal itu disampaikan Khofifah saat bertemu Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/7/2025) .
“Ya tadi saya menyampaikan ke Pak Menteri. Mudah-mudahan bisa dibangun komunikasi dengan kementerian lain. Kami sangat berharap Jawa Timur punya shelter, terutama di Hong Kong dan Taiwan,” ujarnya.
Menurutnya, jumlah masyarakat Jawa Timur yang bekerja di dua negara tersebut cukup signifikan, dan keberadaan shelter akan sangat membantu jika dibarengi dengan layanan psikologis dan konseling secara rutin.
“Kalau kita punya shelter permanen, kita bisa kirim psikolog atau psikiater secara reguler. Katakan satu bulan dikirim, lalu diganti bulan berikutnya. Konsultasi dan layanan yang dibutuhkan kawan-kawan pekerja migran Indonesia akan lebih terfasilitasi,” jelasnya.
Gubernur Khofifah juga menjelaskan bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki community learning center di Malaysia. Fasilitas ini tidak hanya bermanfaat bagi pekerja migran Indonesia, tetapi juga mahasiswa asal Indonesia yang tinggal sementara di Kuala Lumpur dan sekitarnya.
Pewarta: Khairul
Editor: Khopipah
Be First to Comment