PROTIMES.CO – Menata tanaman di rumah menjadi salah satu cara sederhana yang banyak dilakukan masyarakat untuk meningkatkan keindahan hunian. Selain berfungsi sebagai elemen dekoratif, tanaman juga memberikan manfaat tambahan berupa udara yang lebih segar dan suasana ruang yang lebih nyaman. Tren mempercantik tanaman di rumah terus berkembang seiring meningkatnya minat terhadap konsep hunian sehat dan alami.
Penggiat tanaman hias di Bontang, Siti Rahmawati, menyebutkan bahwa mempercantik tanaman tidak hanya soal jumlah, tetapi lebih pada penempatan dan kesesuaian dengan karakter ruangan. Menurutnya, banyak orang memiliki tanaman yang bagus, namun kurang maksimal karena penataannya tidak tepat.
“Tanaman itu harus menyatu dengan ruang. Kalau asal taruh, malah terlihat berantakan,” ujar Siti.
Pemilihan jenis tanaman menjadi langkah awal yang penting. Untuk ruang dalam rumah, tanaman dengan perawatan mudah seperti tanaman hias indoor banyak direkomendasikan karena mampu bertahan dalam kondisi cahaya terbatas. Jenis seperti lidah mertua, aglaonema, dan sirih gading dinilai cocok untuk ruang tamu, kamar tidur, maupun area kerja di rumah. Sementara itu, tanaman berdaun lebar kerap dipilih karena memberikan kesan segar dan rimbun.

Selain jenis tanaman, media tanam dan pot juga berpengaruh terhadap tampilan visual. Penggunaan pot dengan desain minimalis dan warna netral dinilai lebih fleksibel dipadukan dengan berbagai gaya interior. Siti menyarankan agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan pot tanah liat, keramik, maupun pot anyaman selama ukurannya proporsional dengan tanaman.
“Pot itu bagian dari dekorasi. Kalau serasi, tampilannya langsung naik,” katanya.
Penempatan tanaman sebaiknya memperhatikan alur ruangan. Sudut ruangan yang kosong, area dekat jendela, atau teras rumah dapat dimanfaatkan sebagai titik fokus tanaman. Untuk rumah dengan luas terbatas, penggunaan rak bertingkat atau tanaman gantung menjadi solusi agar tetap terlihat rapi. Konsep ini dinilai efektif untuk mendukung dekorasi rumah tanpa mengurangi fungsi ruang.
Perawatan rutin juga menjadi faktor utama agar tanaman tetap terlihat cantik. Penyiraman harus dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing tanaman, tidak berlebihan dan tidak terlalu jarang. Selain itu, daun tanaman perlu dibersihkan dari debu agar warnanya tetap cerah dan tidak menghambat proses fotosintesis. Pemangkasan daun kering juga penting untuk menjaga tampilan tanaman tetap segar.
Pemupukan secara berkala dianjurkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Pupuk organik cair atau kompos dinilai cukup efektif jika digunakan sesuai dosis. Menurut Siti, perawatan sederhana namun konsisten akan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan perawatan intensif yang tidak teratur.
“Tanaman itu soal kesabaran. Kalau dirawat rutin, hasilnya pasti kelihatan,” ujarnya.
Dengan penataan yang tepat dan perawatan yang konsisten, tanaman dapat menjadi elemen penting dalam mempercantik rumah. Kehadiran tanaman tidak hanya memperindah tampilan visual, tetapi juga menciptakan suasana hunian yang lebih sejuk, nyaman, dan menyenangkan untuk aktivitas sehari-hari.
Pewarta : Nada Fita Anggraini
Editor : Aris Darmawan







Be First to Comment