Press "Enter" to skip to content

IKN Picu Ekonomi Kreatif Kaltim, HIEKRAF Ingatkan Risiko Jika SDM Tak Siap

PROTIMES.CO – Gelombang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menggerakkan arah baru ekonomi di Kalimantan Timur. Bukan hanya proyek fisik, tetapi peluang besar bagi sektor ekonomi kreatif yang selama ini berkembang terbatas kini mulai terbuka lebar.

Di tengah percepatan pembangunan kawasan KIPP Nusantara, aktivitas proyek dan mobilitas mulai menciptakan kebutuhan baru. Mulai dari produksi konten digital, event, branding kawasan, hingga industri kreatif berbasis budaya lokal, semuanya menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Ekonomi Kreatif (HIEKRAF) Indonesia Anwar Cholis, menegaskan bahwa momentum ini tidak boleh dilewatkan oleh pelaku kreatif di daerah.

Kawasan Inti IKN tampak malam hari.

“IKN ini membuka pasar baru. Kebutuhan akan konten, event, hingga identitas visual kawasan akan terus meningkat. Ini peluang nyata, bukan sekadar wacana,” ujarnya.

Namun di balik peluang besar tersebut, terdapat risiko yang tidak bisa diabaikan. Ia mengingatkan bahwa tanpa kesiapan sumber daya manusia (SDM), pelaku lokal bisa tertinggal oleh pemain dari luar daerah yang lebih siap.

“Kalau SDM tidak dipersiapkan, kita hanya akan jadi penonton. Padahal ini momentum emas bagi industri kreatif Kaltim,” tegasnya.

Dampak ekonomi mulai terasa, terutama bagi pelaku industri kreatif Kaltim. Permintaan terhadap jasa desain, dokumentasi proyek, produksi media, hingga kebutuhan promosi digital meningkat seiring aktivitas pembangunan yang terus berjalan.

Tidak hanya itu, sektor event organizer dan pariwisata kreatif juga diprediksi akan mengalami lonjakan. Agenda nasional hingga internasional yang berpotensi digelar di IKN akan membuka peluang besar bagi pelaku lokal untuk terlibat langsung.

Bagi masyarakat, terutama generasi muda, kondisi ini menjadi peluang baru untuk masuk ke sektor kreatif yang lebih luas. Dari konten kreator, videografer, hingga pelaku UMKM berbasis kreativitas, semuanya memiliki ruang untuk berkembang.

Namun, tantangan tetap ada. Persaingan akan semakin ketat, dan standar industri akan meningkat. Oleh karena itu, kolaborasi, pelatihan, serta penguatan ekosistem kreatif menjadi kunci agar pelaku lokal tidak tertinggal.

Melalui dukungan Otorita IKN, HIEKRAF mengharapkan program pengembangan SDM dan pemberdayaan pelaku kreatif dapat berjalan lebih masif, sehingga manfaat ekonomi tidak hanya terpusat, tetapi juga dirasakan secara luas oleh masyarakat Kalimantan Timur.

Dengan momentum ini, IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif baru di Indonesia.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *