Press "Enter" to skip to content

Tiket Kapal Surabaya–Balikpapan Menipis, Jadwal Padat April 2026 Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan

PROTIMES.CO – Tiket Kapal rute Surabaya menuju Balikpapan mulai sulit didapat seiring meningkatnya arus penumpang di awal April 2026. Di Pelabuhan Tanjung Perak, antrean calon penumpang terlihat lebih ramai dari hari biasa, terutama menjelang jadwal keberangkatan kapal yang hampir selalu terisi penuh.

Lonjakan ini terjadi pada rute favorit Surabaya–Balikpapan yang dilayani oleh operator Dharma Lautan Utama (DLU). Berdasarkan jadwal terbaru, kapal seperti KM Dharma Ferry 5, KM Dharma Ferry 7, dan KM Dharma Kencana 5 berangkat secara berkala hampir setiap dua hari sekali dengan waktu keberangkatan dominan pukul 09.00 WIB.

Pada periode awal April 2026, jadwal tercatat padat. KM Dharma Ferry 7 berangkat pada 4 April, disusul KM Dharma Ferry 5 pada 6 April, kemudian KM Dharma Ferry 7 kembali pada 8 April. Selanjutnya KM Dharma Kencana 5 dijadwalkan berlayar pada 9 April, dan KM Dharma Ferry 5 kembali melayani pada 10 April. Dengan durasi perjalanan sekitar 30 hingga 36 jam, rute ini menjadi jalur utama mobilitas antara Pulau Jawa dan Kalimantan.

Kapal DLU melayani rute Surabaya–Balikpapan di tengah lonjakan penumpang dan meningkatnya permintaan tiket.

Sejumlah calon penumpang mengaku harus memesan tiket lebih awal agar tidak kehabisan.

“Kalau pesan mendekati hari keberangkatan, biasanya sudah penuh, apalagi akhir pekan,” ujar Suryatman, salah satu penumpang yang akan pesan online. Kondisi ini menunjukkan tingginya permintaan pada rute tersebut.

Dari sisi tarif, harga tiket kapal masih relatif terjangkau. Untuk kelas ekonomi, tarif berada di kisaran Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per orang. Sementara untuk kelas 1 atau VIP, harga bisa mencapai Rp900 ribu atau lebih, tergantung fasilitas dan ketersediaan kabin.

Pemesanan tiket kini dilakukan secara daring melalui situs resmi DLU di www.dlu.co.id. Penumpang cukup memilih rute, tanggal keberangkatan, serta jenis kapal dan kelas, lalu melanjutkan ke pembayaran. Setelah transaksi selesai, e-ticket akan diterbitkan dan wajib ditukar menjadi boarding pass sebelum naik kapal.

Pihak operator mengimbau penumpang datang lebih awal ke pelabuhan untuk menghindari keterlambatan. Penumpang tanpa kendaraan disarankan hadir minimal dua hingga tiga jam sebelum keberangkatan, sedangkan yang membawa kendaraan diminta tiba sekitar enam jam sebelumnya untuk proses administrasi.

Dengan meningkatnya permintaan dan keterbatasan kuota penumpang di setiap kapal, masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal. Rute Surabaya–Balikpapan diprediksi akan terus mengalami lonjakan, terutama pada akhir pekan dan periode mobilitas tinggi, sehingga pemesanan dini menjadi langkah penting untuk memastikan keberangkatan.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *