PROTIMES.CO – Menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan membutuhkan kesiapan fisik dan mental agar tubuh tetap sehat dan kuat menjalani aktivitas harian. Perubahan pola makan, jam tidur, hingga ritme kerja menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat yang tetap aktif bekerja, belajar, maupun beraktivitas di luar rumah selama puasa. Oleh karena itu, penerapan strategi puasa yang tepat menjadi kunci agar ibadah tetap lancar tanpa mengganggu kondisi kesehatan.
Selama Ramadan, tubuh mengalami perubahan waktu asupan energi yang cukup signifikan. Asupan nutrisi yang sebelumnya tersebar sepanjang hari kini terbatas pada waktu sahur dan berbuka. Kondisi ini menuntut masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih makanan dan menjaga pola hidup seimbang. Penerapan pola makan seimbang saat sahur dan berbuka menjadi faktor utama dalam menjaga stamina agar tidak mudah lemas, dehidrasi, atau mengalami gangguan pencernaan.
Dokter gizi klinis, dr. Andini Putri, menyampaikan bahwa puasa tetap bisa dijalani dengan kondisi tubuh prima selama kebutuhan nutrisi terpenuhi dengan baik.
“Puasa tidak akan melemahkan tubuh jika asupan karbohidrat kompleks, protein, serat, dan cairan tercukupi saat sahur dan berbuka. Yang perlu dihindari adalah konsumsi berlebihan makanan manis dan berlemak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sahur sebaiknya tidak dilewatkan karena berperan penting sebagai sumber energi utama selama berpuasa. Makanan seperti nasi merah, roti gandum, telur, sayur, dan buah dianjurkan karena mampu memberikan rasa kenyang lebih lama. Selain itu, menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih yang cukup sejak berbuka hingga sahur juga sangat penting untuk mencegah dehidrasi, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
Aktivitas fisik tetap disarankan selama puasa, namun dengan intensitas yang disesuaikan. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau peregangan dapat dilakukan menjelang berbuka untuk menjaga kebugaran tanpa menguras energi berlebih. Selain itu, pola tidur juga perlu diperhatikan agar tubuh mendapatkan waktu pemulihan yang cukup di tengah perubahan jadwal harian selama Ramadan.
Dengan menerapkan pola hidup sehat dan disiplin, puasa tidak hanya menjadi ibadah spiritual, tetapi juga momentum menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Kesadaran akan pentingnya nutrisi, hidrasi, dan istirahat yang cukup akan membantu masyarakat menjalani Ramadan dengan kondisi tubuh yang tetap kuat dan produktif.
Perwarta : Nada Fita Anggraini
Editor : Aris Darmawan







Be First to Comment