PROTIMES.CO – Masalah rambut rontok masih menjadi keluhan yang sering dialami masyarakat lintas usia. Kondisi ini kerap dianggap sepele karena dinilai sebagai bagian dari siklus alami pertumbuhan rambut. Namun, dalam jumlah berlebihan dan terjadi terus-menerus, rambut rontok dapat menjadi indikator adanya gangguan pada pola perawatan maupun gaya hidup sehari-hari yang jarang disadari.
Secara medis, setiap orang dapat kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai rambut per hari. Angka tersebut masih tergolong normal. Akan tetapi, kerontokan yang melebihi batas wajar dan berlangsung lama perlu mendapatkan perhatian lebih, terutama jika disertai penipisan rambut secara nyata. Dalam banyak kasus, penyebabnya bukan semata faktor usia, melainkan kebiasaan harian yang berulang.
Salah satu faktor yang berperan besar adalah cara merawat rambut. Penggunaan produk yang tidak sesuai dengan kondisi kulit kepala, frekuensi keramas yang berlebihan, serta kebiasaan menyisir rambut dalam keadaan basah dapat memperlemah akar rambut. Kesalahan dalam perawatan rambut ini sering dilakukan tanpa disadari karena dianggap sebagai rutinitas biasa.

Selain itu, penggunaan alat penata rambut bersuhu panas secara berlebihan juga berkontribusi terhadap kerusakan batang rambut. Paparan panas yang terlalu sering dapat membuat rambut kering, rapuh, dan mudah patah, sehingga meningkatkan risiko kerontokan. Mengikat rambut terlalu kencang dalam waktu lama pun berpotensi menekan akar rambut dan mengganggu siklus pertumbuhan alaminya.
Faktor dari dalam tubuh juga tidak dapat diabaikan. Asupan nutrisi yang tidak seimbang, kurangnya protein, zat besi, serta vitamin tertentu dapat memengaruhi kekuatan rambut. Stres berkepanjangan dan kurang tidur turut memperburuk kondisi tersebut karena berdampak langsung pada hormon yang berperan dalam pertumbuhan rambut dan kesehatan kulit kepala.
Seorang pakar kesehatan rambut menjelaskan bahwa kerontokan rambut umumnya bersifat multifaktorial. “Rambut rontok jarang disebabkan oleh satu faktor saja. Pola hidup, stres, asupan nutrisi, dan cara perawatan sehari-hari saling berkaitan dan memengaruhi kesehatan rambut secara keseluruhan,” ujarnya.
Upaya pencegahan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti memilih sampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala, membatasi penggunaan alat panas, serta memberikan jeda agar rambut dapat beristirahat dari penataan berlebihan. Pijat kulit kepala secara rutin juga dapat membantu melancarkan peredaran darah dan mendukung pertumbuhan rambut yang lebih sehat.
Dengan mengenali kebiasaan yang berpotensi memicu kerontokan dan melakukan perawatan secara konsisten, risiko rambut rontok dapat diminimalkan. Rambut yang sehat tidak hanya menunjang penampilan, tetapi juga mencerminkan kondisi tubuh secara menyeluruh.
Pewarta : Nada Fita Anggraini
Editor : Aris Darmawan







Be First to Comment