PROTIMES.CO – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) menjadi rumah sakit pertama di luar Tiongkok yang berhasil melaksanakan prosedur ablasi fibrilasi atrium (AF) secara live dengan teknologi Pulsed-Field Ablation (PFA) dari APT Medical.
Teknologi tersebut dinilai sebagai terobosan baru yang lebih aman, cepat, dan minim komplikasi bagi pasien.
Fibrilasi atrium merupakan salah satu gangguan irama jantung yang dapat meningkatkan risiko stroke dan gagal jantung.
Selama ini, ablasi konvensional menggunakan metode radiofrequency (RF) atau cryoablation dengan energi termal yang dapat memengaruhi jaringan di luar target.
Berbeda dengan metode tersebut, PFA memanfaatkan prinsip elektroporasi ireversibel, yaitu menghancurkan sel otot jantung melalui pulsa listrik ultra-pendek yang sangat selektif terhadap jaringan target. Hal ini membuat prosedur lebih aman dan meminimalkan risiko komplikasi serius.
Keunggulan lain sistem PFA adalah desain kateter point-by-point yang fleksibel. Desain ini memungkinkan dokter menjangkau titik ablasi yang sulit dijangkau dengan kateter pre-shaped pada metode konvensional.
Hasil awal penggunaan teknologi ini di RSCM menunjukkan keberhasilan isolasi vena pulmonalis secara sempurna dengan durasi tindakan lebih singkat. Prosedur juga terbukti berjalan tanpa menimbulkan komplikasi.
“Teknologi ini memberikan harapan besar bagi pasien AF melalui prosedur yang lebih cepat, aman, dan minim komplikasi,” kata Dr. dr. M. Yamin, SpJP(K), SpPD, konsultan elektrofisiologi RSCM.
Penerapan teknologi PFA di RSCM tidak hanya memberi manfaat bagi pasien, tetapi juga menjadi tonggak kemajuan layanan elektrofisiologi di Indonesia. Dengan langkah ini, RSCM menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi medis mutakhir.
Kerja sama dengan APT Medical serta dukungan tenaga medis internasional semakin memperkuat posisi RSCM sebagai pusat rujukan yang berorientasi pada keselamatan pasien sekaligus pengembangan teknologi kesehatan.
Pewarta: Dzakwan
Editor: Khopipah
Be First to Comment