PROTIMES.CO — Polda Papua berkomitmen mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan gizi nasional.
Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) hasil pendataan 74 SPPG yang diikuti secara daring oleh jajaran Polda Papua.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Cendrawasih, Polda Papua, itu dipimpin oleh Auditor Kepolisian Utama Tingkat I Itwasum Polri Irjen Pol. Drs. Dwi Gunawan, M.M., dan turut dihadiri oleh Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jermias Rontini, pejabat utama, dan para perwira Polda Papua.
Dalam rapat tersebut, Irjen Dwi menyatakan bahwa pembangunan SPPG merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Polri.
“Polri menargetkan membangun 300 SPPG sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional. Ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi untuk generasi masa depan,” ujarnya.
Data terbaru menunjukkan, dari target 300 unit, sebanyak 298 SPPG telah dalam berbagai tahapan. Sebanyak 21 sudah beroperasi, 32 dalam persiapan operasional, 141 dalam pembangunan, dan 104 menunggu groundbreaking.
Polda Papua menjadi salah satu wilayah prioritas dalam implementasi program ini, mengingat pentingnya peningkatan kualitas gizi di wilayah timur Indonesia.
Pemerintah turut mendorong distribusi makanan sehat bagi kelompok rentan seperti anak-anak, balita, dan ibu hamil sebagai bagian dari strategi pemenuhan gizi nasional.
Program ini akan dijalankan bekerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari, yang menjadi mitra strategis Polri. Pendaftaran unit SPPG oleh Polres akan dilakukan melalui akun yayasan tersebut.
Irjen Dwi berharap sinergi seluruh satuan kerja di lingkungan Polri dapat terus ditingkatkan.
“Melalui pelaksanaan Anev ini, diharapkan seluruh satuan kerja di lingkungan Polri dapat terus bersinergi dan berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan gizi nasional, khususnya di wilayah Papua,” ujarnya.
Pewarta: Dzakwan
Editor: Khopipah







Be First to Comment