Press "Enter" to skip to content

Cara Pesan Tiket Kapal Laut Ternyata Mudah, Tapi Banyak yang Gagal Berangkat karena Kesalahan Ini

PROTIMES.CO – Tiket kapal laut Dharma Lautan Utama (DLU) kini bisa dipesan secara online tanpa harus antre di pelabuhan. Namun, masih banyak calon penumpang yang gagal berangkat karena tidak memahami prosedur pemesanan dan penukaran tiket dengan benar.

Melalui sistem digital di www.dlu.co.id, masyarakat kini dapat memesan tiket kapan saja. Cukup membuat akun atau login, lalu mengisi data perjalanan seperti pelabuhan asal, tujuan, tanggal keberangkatan, serta jumlah penumpang atau kendaraan. Setelah itu, sistem akan menampilkan jadwal kapal lengkap dengan pilihan kelas yang tersedia.

Pengguna kemudian memilih kapal dan kelas sesuai kebutuhan, mulai dari ekonomi hingga VIP. Tahap berikutnya adalah mengisi data penumpang secara lengkap sesuai identitas resmi. Kesalahan dalam pengisian data ini berisiko membuat penumpang tidak bisa melakukan proses boarding saat hari keberangkatan.

Setelah data dikonfirmasi, pengguna akan diarahkan ke proses pembayaran yang dapat dilakukan melalui transfer bank, QRIS, maupun dompet digital. E-ticket akan dikirim setelah pembayaran berhasil sebagai bukti pemesanan yang sah.

Namun yang sering diabaikan, e-ticket tersebut belum bisa langsung digunakan untuk naik kapal. Penumpang wajib menukarkan e-ticket menjadi boarding pass di pelabuhan.

“Banyak yang mengira cukup menunjukkan e-ticket, padahal harus ditukar dulu. Ini yang sering bikin penumpang terlambat bahkan gagal naik,” ujar salah satu petugas layanan pelabuhan.

Selain itu, waktu kedatangan juga menjadi faktor krusial. Penumpang tanpa kendaraan disarankan datang minimal dua hingga tiga jam sebelum keberangkatan. Sementara penumpang yang membawa kendaraan wajib hadir sekitar enam jam sebelumnya karena proses antrean dan pemeriksaan lebih panjang.

Permintaan tiket kapal pada rute tertentu juga tergolong tinggi, terutama menjelang akhir pekan atau musim liburan. Dalam beberapa kasus, tiket bahkan sudah habis pada H-1 keberangkatan. Karena itu, pemesanan lebih awal sangat disarankan untuk menghindari kehabisan kuota.

Kemudahan pemesanan online ini memang memberikan solusi praktis, tetapi tetap membutuhkan ketelitian dari calon penumpang. Memahami setiap tahapan menjadi kunci agar perjalanan berjalan lancar tanpa kendala di pelabuhan.

Dengan mengikuti prosedur yang benar, penumpang tidak hanya bisa menghemat waktu, tetapi juga menghindari risiko gagal berangkat akibat kesalahan administratif yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *